Berita Indokalbar.com @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

Daerah

Peristiwa

Ad Placement

Polres Sekadau

23 Februari 2026

Gubernur Kalbar Tinjau Operasi Pasar di Sintang

Foto: Gubernur Kalbar, Ria Norsan Tinjau Operasi Pasar di Halaman Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Ulak Jaya, Jalan Mensiku Jaya, Sintang


SINTANG - Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus, mendampingi Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., meninjau pelaksanaan Operasi Pasar atau Pasar Murah di Halaman Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Ulak Jaya, Jalan Mensiku Jaya Sintang pada Senin (23/2/2026).


Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, menjelaskan bahwa Operasi Pasar diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka membantu masyarakat Kabupaten Sintang menyambut bulan suci Ramadan. 


"Operasi Pasar ini juga kita laksanakan dalam rangka kita menekan angka inflasi. Supaya tidak terjadi inflasi yang tinggi, maka kita adakan pasar murah untuk masyarakat," terang H. Ria Norsan.


Pada operasi pasar tersebut, Pemerintah Provinsi Kalbar menyiapkan 1.000 paket yang terdiri dari gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, dan 1 karung beras kemasan 5 kg dengan harga Rp. 90.000. Ditambah ada 560 tabung gas 3kg dijual dengan harga Rp. 18.500.


Gubernur Kalbar menjelaskan bahwa harga jual di operasi pasar ini dibawah harga pasar. Misalnya, beras per karung di pasar Rp 120.000, kemudian disubsidi oleh Bulog menjadi Rp 90.000, dan disubsidi lagi oleh Pemprov Kalbar sehingga harganya menjadi Rp 50.000. (Pkp)


Safari Ramadhan, Gubernur Ria Norsan Bawa Kabar Besar Perbatasan

Gubernur Kalbar Ria Norsan soroti konektivitas perbatasan Kapuas Hulu dan peningkatan IPM 72,09 saat Safari Ramadhan 1447 H, termasuk akses jalan menuju IKN Nusantara dan penguatan pendidikan serta kesehatan.
Gubernur Kalbar Ria Norsan soroti konektivitas perbatasan Kapuas Hulu dan peningkatan IPM 72,09 saat Safari Ramadhan 1447 H, termasuk akses jalan menuju IKN Nusantara dan penguatan pendidikan serta kesehatan.

PONTIANAK -- Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan pentingnya peningkatan konektivitas wilayah perbatasan dan percepatan Indeks Pembangunan Manusia dalam agenda Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu. Wilayah yang berbatasan langsung dengan Sarawak ini dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Dalam kunjungan tersebut, Ria Norsan menekankan bahwa Kapuas Hulu bukan sekadar daerah terluar, tetapi berpotensi menjadi pusat penggerak ekonomi baru. Posisi geografisnya yang berbatasan darat dengan Malaysia dinilai membuka peluang perdagangan lintas batas, investasi, serta pengembangan sektor unggulan berbasis potensi lokal.

Akses Jalan Perbatasan Buka Jalur Menuju IKN

Salah satu sorotan utama adalah pembangunan jalan perbatasan yang menghubungkan Kalimantan Barat dengan Kalimantan Timur. Infrastruktur ini diyakini akan memangkas waktu tempuh menuju Ibu Kota Negara Nusantara.

Menurut Ria Norsan, konektivitas yang semakin baik akan mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Dampaknya tidak hanya pada efisiensi transportasi, tetapi juga pada peningkatan investasi, perdagangan, hingga peluang kerja baru bagi warga perbatasan.

Dengan akses yang semakin terbuka, Kapuas Hulu berpotensi menjadi simpul ekonomi yang menghubungkan wilayah barat dan timur Kalimantan. Ini menjadi momentum penting agar masyarakat tidak lagi merasa terisolasi dari pusat pertumbuhan nasional.

Fokus Pembangunan Tahun Kedua Kepemimpinan

Memasuki tahun kedua masa jabatan bersama Wakil Gubernur, Ria Norsan menyampaikan komitmen memperkuat fondasi pembangunan yang terukur dan berdampak langsung. Beberapa indikator makro Kalimantan Barat menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang stabil, pengendalian inflasi, hingga upaya penurunan angka kemiskinan.

Selain itu, sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah provinsi berupaya meningkatkan kualitas layanan publik agar manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga ke wilayah perbatasan.

IPM Masih Jadi Tantangan Serius

Meski menunjukkan kemajuan, Indeks Pembangunan Manusia Kalimantan Barat tercatat di angka 72,09 dan berada di peringkat kelima se-Pulau Kalimantan. Kapuas Hulu termasuk daerah yang masih perlu percepatan peningkatan IPM.

Tiga faktor utama yang menjadi perhatian adalah kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan ketersediaan infrastruktur dasar. Pemerintah provinsi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Langkah konkret diperlukan agar generasi muda di perbatasan memiliki daya saing tinggi, tidak tertinggal, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun regional.

Dukungan Daerah dan Harapan Masyarakat

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur. Ia menilai perhatian pemerintah provinsi menjadi penyemangat bagi masyarakat perbatasan.

Sukardi mengakui pembangunan di wilayah perbatasan menghadapi tantangan besar, mulai dari keterbatasan akses jalan dan jembatan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia berharap dukungan provinsi terus diperkuat, terutama dalam pengembangan infrastruktur, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta bantuan bagi UMKM dan koperasi.

Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

Mengapa Kapuas Hulu Strategis bagi Kalimantan Barat

Sebagai wilayah perbatasan langsung dengan Malaysia, Kapuas Hulu memiliki fungsi ganda, yakni menjaga kedaulatan dan menjadi pintu gerbang ekonomi. Jika konektivitas semakin baik dan IPM meningkat, maka kawasan ini dapat menjadi pusat pertumbuhan baru yang berdampak luas bagi Kalimantan Barat.

Pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan menjadi harapan bersama, agar masyarakat perbatasan merasakan manfaat nyata dari setiap kebijakan.

FAQ Seputar Pembangunan Kapuas Hulu dan IPM Kalbar

1. Berapa angka IPM Kalimantan Barat saat ini?
IPM Kalbar berada di angka 72,09 dan masih menempati peringkat kelima di Pulau Kalimantan.

2. Mengapa Kapuas Hulu dianggap strategis?
Karena berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, sehingga memiliki potensi perdagangan lintas batas dan penguatan ekonomi regional.

3. Apa dampak pembangunan jalan perbatasan?
Meningkatkan konektivitas, mempercepat akses menuju IKN Nusantara, serta membuka peluang ekonomi baru.

4. Apa fokus utama pembangunan Pemprov Kalbar?
Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Buka Puasa Bersama Forkopimda Kubu Raya: Sinergi dan Kebersamaan

Foto: Buka Puasa Polres Bersama Forkopimda Kubu Raya


KUBU RAYA - Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menghadiri kegiatan buka puasa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Kubu Raya, Sujiwo, bersama unsur Forkopimda lainnya, dan menjadi momentum mempererat sinergi lintas sektor di bulan suci Ramadan.


Kegiatan diawali dengan tausiyah singkat, dilanjutkan doa bersama dan buka puasa. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antar lembaga, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial kemasyarakatan.


Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menyampaikan bahwa kehadiran Polres Kubu Raya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya mempererat sinergi dan kolaborasi antar unsur pimpinan daerah. 


"Kapolres Kubu Raya mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Momentum buka puasa bersama Forkopimda bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi, soliditas, serta komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kubu Raya," ujar Ade.


Ade menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, kejaksaan, legislatif, dan unsur peradilan sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan selaras dengan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. 


"Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, Kubu Raya akan semakin maju dan masyarakat merasa aman serta terlindungi," tambahnya. (Red/Ms)


Lomba Mancing Gratis di Kubu Raya: Hiburan Menjelang Berbuka Puasa

Foto: Lomba Mancing Gratis di Kubu Raya


KUBU RAYA - Suasana sore di bulan suci Ramadhan di Kabupaten Kubu Raya terasa berbeda. Ratusan warga memadati lokasi lomba mancing gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sebagai hiburan menjelang berbuka puasa.


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, yang tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi juga ikut ambil bagian dalam lomba dan berhasil "strike" ikan.


Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menyampaikan bahwa kegiatan lomba mancing gratis ini merupakan kegiatan positif yang patut diapresiasi. 


"Lomba mancing gratis ini menjadi hiburan bagi masyarakat menjelang berbuka puasa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat," ujar Kapolres melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, Minggu (22/2/2026) sore.


Kegiatan ini juga menyediakan berbagai doorprize menarik bagi peserta, sehingga semakin menambah semangat dan antusiasme warga yang mengikuti lomba. 


Selain itu, Polres Kubu Raya juga melakukan pemantauan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan untuk memastikan tidak terjadi kemacetan dan masyarakat tetap nyaman menjalankan aktivitas, khususnya menjelang berbuka puasa. (Red/Ms)


22 Februari 2026

Rumah Kosong di Kampung Kauman Ketapang Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik Picu Ledakan dan Kerugian Ratusan Juta

Rumah Kosong di Kampung Kauman Ketapang Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik Picu Ledakan dan Kerugian Ratusan Juta
Rumah Kosong di Kampung Kauman Ketapang Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik Picu Ledakan dan Kerugian Ratusan Juta.

KETAPANG – Suasana tenang usai waktu berbuka puasa di kawasan Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mendadak berubah mencekam pada Sabtu petang, 21 Februari 2026. Sebuah rumah kosong dilalap api hingga nyaris rata dengan tanah.

Menurut keterangan warga sekitar, rumah tersebut sedang tidak berpenghuni karena pemiliknya tengah berbuka puasa bersama keluarga. Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di bagian depan bangunan.

Nur, salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, mengaku sempat mendengar suara ledakan sebelum api membesar.

“Suaranya seperti petasan dari bagian depan rumah, kemungkinan dari KWH listrik. Tidak lama kemudian api langsung membesar,” ujarnya.

Peristiwa itu terjadi tak lama setelah waktu magrib. Saat ledakan terdengar, api dengan cepat menjalar dan menghanguskan hampir seluruh bagian rumah. Dalam hitungan menit, kobaran api membumbung tinggi dan membuat warga sekitar panik.

Sri, warga lainnya, mengetahui kebakaran tersebut saat sedang mengaji usai salat magrib. Teriakan warga yang meminta tolong membuatnya keluar rumah.

“Saya baru selesai salat dan mengaji, tiba-tiba terdengar orang berteriak kebakaran,” katanya.

Dari pantauan di lokasi, bangunan rumah kini hanya menyisakan sebagian dinding dan area dapur. Puing-puing sisa kebakaran tampak berserakan di sekitar lokasi, menjadi saksi betapa cepatnya api melahap bangunan tersebut.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan dari warga segera tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong. Korsleting listrik bisa terjadi kapan saja dan berpotensi memicu kebakaran besar.

Pastikan instalasi listrik aman dan sesuai standar, agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di lingkungan kita. (Muzahidin)

Sumber beritaRumah Kosong di Kampung Kaum Ketapang Hangus Terbakar Diduga Korsleting Listrik

Pasang Iklan

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda