09 Januari 2026
Polres Sekadau Evakuasi Warga Pasca Operasi Kaki
![]() |
| Foto: Polisi Evakuasi Warga Terdampak Banjir Di Desa Rawak Hulu |
SEKADAU - Personel Polsek Sekadau Hulu melakukan evakuasi seorang warga pasca operasi kaki bersama dua anaknya di Desa Rawak Hulu, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Evakuasi dilakukan oleh Kanit Samapta Polsek Sekadau Hulu Bripka William Gastelly bersama Bhabinkamtibmas Briptu Ade Sujudi setelah menerima informasi dari warga saat patroli banjir. Saat itu, ketinggian air di lokasi mencapai setinggi paha orang dewasa.
"Saat patroli ke lokasi banjir, warga menyampaikan kondisi Ibu Anisa yang tinggal bersama dua anaknya yang masih kecil, sementara suaminya sedang bekerja," ujar Bripka William.
Bripka William menggendong kedua anak Ibu Anisa untuk dinaikkan ke sampan, kemudian Ibu Anisa bersama anak-anaknya dievakuasi ke rumah orang tuanya yang berada di lokasi lebih tinggi dan aman dari genangan banjir.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Sungai Sekadau menyebabkan banjir meluas di beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Sekadau Hulu.
"Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat empat desa di Kecamatan Sekadau Hulu yang terdampak banjir, dengan ketinggian air bervariasi antara 50 hingga 150 sentimeter di sejumlah titik permukiman," jelas AKP Triyono.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, Brimob, Damkar, Basarnas Sintang, dan BPBD Kabupaten Sekadau terus melakukan pemantauan, pengamanan wilayah terdampak, serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Anggota DPRD Kapuas Ingatkan Pentingnya Keselamatan Kerja Petugas PLN
![]() |
| Foto: Anggota DPRD Kabupaten Kapuas dari Fraksi NasDem, H. Bardiansyah |
KUALA KAPUAS - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas dari Fraksi NasDem, H. Bardiansyah, mengingatkan pentingnya peningkatan kewaspadaan serta kelengkapan alat pelindung diri (APD) bagi petugas lapangan PLN saat menjalankan tugas.
Menurut Bardiansyah, pekerjaan teknisi PLN memiliki risiko tinggi, terutama saat melakukan perbaikan jaringan listrik di lapangan. Karena itu, keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama.
"Kami menyarankan agar petugas lapangan lebih waspada dan dilengkapi dengan alat pelindung yang lebih baik dan memadai, guna menjamin keselamatan mereka saat bertugas," ujarnya.
Bardiansyah menekankan bahwa kelengkapan APD seperti helm standar, sarung tangan isolasi, sepatu keselamatan, hingga perlengkapan pengaman lainnya sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
Bardiansyah berharap pihak terkait, khususnya PLN, dapat terus melakukan evaluasi dan peningkatan standar keselamatan kerja demi melindungi para teknisi yang setiap hari bekerja melayani masyarakat.
"Keselamatan petugas adalah hal utama. Dengan perlindungan yang baik, pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan lebih optimal," pungkasnya. (Fajar)
08 Januari 2026
Singkawang matangkan persiapan dua agenda perayaan besar 2026
07 Januari 2026
Aksi Bejat Ayah Kandung di Kubu Raya, Cabuli Anak SD Sebanyak 3 Kali
![]() |
| Foto: Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Anak Kandung di Kubu Raya |
KUBU RAYA - Aksi predator seksual yang melibatkan orang terdekat kembali mengguncang publik. Seorang pria berinisial ML (58), warga Kota Pontianak, diringkus pihak kepolisian setelah ketahuan melakukan aksi bejat merudapaksa anak kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Ironisnya, korban yang merupakan anak tunggal pelaku, diduga telah menjadi pelampiasan nafsu biadab sang ayah sebanyak tiga kali di lokasi yang berbeda-beda. Aksi terakhir pelaku terbongkar di kawasan Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, setelah korban melakukan perlawanan sengit.
Peristiwa memilukan ini terungkap saat pelaku membawa korban ke wilayah Kecamatan Sungai Kakap untuk melancarkan aksi ketiganya. Namun, kali ini korban tidak tinggal diam. Bocah malang tersebut memberontak dan berteriak meminta pertolongan, yang seketika memancing perhatian warga sekitar.
Mendengar kegaduhan tersebut, warga langsung bergegas mengamankan korban dan mengepung pelaku. Tak butuh waktu lama, pihak kepolisian dari Polres Kubu Raya segera tiba di lokasi untuk mengamankan ML dari amukan massa yang geram.
Kasat Reskrim IPTU Nunut Rivaldo Simanjuntak melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menegaskan bahwa saat ini pelaku telah mendekam di rumah tahanan Polres Kubu Raya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Ade menyatakan bahwa Polres Kubu Raya berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya, mengingat trauma mendalam yang dialami korban.
"Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam dan pengumpulan bukti-bukti dalam kasu tersebut. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku sudah tiga kali melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya di lokasi yang berbeda-beda," ujar Ade menerangkan, Rabu (7/1/2026).
Ade juga menekankan bahwa Polres Kubu Raya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak, terlebih jika dilakukan oleh orang tua kandung yang seharusnya menjadi pelindung bagi anaknya.
"Kasus ini menjadi atensi khusus Kapolres Kubu Raya AKPB Kadek Ary Mahardika. Kasat Reskrim telah menginstruksikan tim penyidik untuk bekerja secara profesional. Kami Polres Kubu Raya berkomitmen untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan hukum dan pendampingan psikologis yang maksimal. Tidak ada kompromi bagi pelaku predator anak," tegas Ade.
Saat ini, penyidik masih mendalami motif di balik aksi bejat ML serta memeriksa kondisi psikis korban. Pelaku terancam dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. Mengingat pelaku adalah orang tua kandung, hukuman tersebut dapat ditambah sepertiga dari ancaman pidana pokok sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kasus ini kini menjadi sorotan luas di media sosial, memicu gelombang kecaman dari netizen yang menuntut hukuman seberat-beratnya bagi ML. (Red/Ms)
Polres Sekadau Gelar Farewell and Welcome Parade
![]() |
| Foto: Parade penyambutan Kapolres Sekadau yang baru, AKBP Andhika Wiratama |
SEKADAU - Kepolisian Resor Sekadau menggelar Farewell and Welcome Parade sebagai bentuk penghormatan dan tradisi kedinasan dalam rangka pelepasan Kapolres Sekadau lama AKBP Donny Molino Manoppo dan penyambutan Kapolres Sekadau yang baru AKBP Andhika Wiratama. Kegiatan berlangsung di Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, pada Rabu, 7 Januari 2026.
Penyambutan Kapolres Sekadau yang baru diawali dengan pengalungan bunga kepada AKBP Andhika Wiratama beserta istri, Ny. Esty Andhika, oleh AKBP Donny Molino Manoppo bersama Ny. Novi Donny Manoppo. Prosesi dilanjutkan dengan penyambutan adat Dayak, tarian tradisional dari etnis Dayak dan Melayu, serta tradisi gerbang pora.
Dalam sambutannya, AKBP Donny Molino Manoppo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Sekadau atas dukungan dan kerja sama selama masa jabatannya.
"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kebersamaan seluruh personel Polres Sekadau selama saya bertugas. Saya mohon pamit dari Bumi Lawang Kuari serta memohon maaf apabila terdapat kekurangan maupun kekhilafan selama pelaksanaan tugas. Pesan terakhir saya, jaga soliditas dan kebersamaan dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar AKBP Donny.
Sementara itu, Kapolres Sekadau yang baru AKBP Andhika Wiratama menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan capaian kinerja pejabat lama. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan serta memperkuat soliditas internal dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan laporan kesatuan dan penyerahan memori laporan kesatuan di Aula Bhayangkara Patriatama Polres Sekadau sebagai penanda resmi peralihan tugas dan tanggung jawab kepemimpinan, kemudian ditutup dengan pelepasan pejabat lama menuju tempat tugas yang baru.
06 Januari 2026
Batik Air resmi buka rute Internasional Kuala Lumpur–Pontianak
Polres Sekadau Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Kepolisian
![]() |
| Foto: Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Triyono |
SEKADAU - Polres Sekadau mengimbau masyarakat agar mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian, khususnya menjelang pelaksanaan kegiatan pisah sambut Kapolres Sekadau. Imbauan tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Triyono, pada Selasa, 6 Januari 2026.
AKP Triyono menyebut bahwa momentum pergantian pimpinan kerap dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan mencatut nama Kapolres maupun pejabat Polri lainnya. "
Pergantian pejabat sering dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk melakukan penipuan dengan mencatut nama Kapolres maupun pejabat Polri lainnya. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya apabila dihubungi melalui WhatsApp, media sosial, atau sarana komunikasi lainnya yang mengaku sebagai Kapolres atau anggota Polri," ujar AKP Triyono.
Kegiatan pisah sambut Kapolres Sekadau dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur. Sejumlah persiapan telah dilakukan, termasuk pelaksanaan gladi. Rangkaian pisah sambut Kapolres Sekadau meliputi prosesi adat, pengalungan bunga, tarian penyambutan, pedang pora, serta apel perdana Kapolres Sekadau yang baru.
AKP Triyono menegaskan bahwa Polres Sekadau tidak pernah meminta sesuatu kepada masyarakat dengan mengatasnamakan pejabat kepolisian.
"Apabila ada pihak yang mengaku sebagai pejabat kepolisian atau mengatasnamakan pimpinan Polres Sekadau untuk kepentingan tertentu, masyarakat diminta tidak langsung percaya," tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat agar segera melakukan konfirmasi melalui layanan 110 Polri atau datang langsung ke Polres Sekadau apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
Polres Kubu Raya Imbau Masyarakat Waspadai Banjir Rob dan Angin Puting Beliung
![]() |
| Foto: Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade |
KUBU RAYA - Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang tepian Sungai Kapuas, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob dan angin puting beliung dalam beberapa hari ke depan. Imbauan tersebut disampaikan menyusul peringatan dini banjir rob yang dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kalimantan Barat pada Selasa, 6 Januari 2026.
BMKG memprakirakan terjadinya pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan genangan di wilayah pesisir dan bantaran sungai. Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan bahwa masyarakat diminta untuk tidak mengabaikan peringatan cuaca ekstrem yang telah disampaikan oleh BMKG.
"Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Kubu Raya, khususnya yang tinggal di kawasan tepian Sungai Kapuas dan daerah rawan genangan, agar tetap waspada terhadap potensi banjir rob serta kemungkinan terjadinya angin puting beliung," ujar Ade. Ade menjelaskan bahwa pasang air laut maksimum dapat berdampak langsung pada naiknya permukaan air sungai, terutama pada wilayah dataran rendah.
Warga diharapkan mengamankan barang-barang berharga, memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, serta menghindari aktivitas di lokasi rawan saat air pasang mencapai puncaknya. Selain itu, Polres Kubu Raya juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi angin puting beliung yang kerap muncul secara tiba-tiba saat terjadi perubahan cuaca ekstrem.
Polres Kubu Raya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait serta melakukan pemantauan situasi di lapangan guna memastikan kondisi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau untuk aktif memantau informasi cuaca terkini yang dikeluarkan secara resmi oleh BMKG serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat apabila terjadi situasi darurat akibat cuaca ekstrem.
"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami berharap seluruh warga dapat meningkatkan kewaspadaan dan saling mengingatkan satu sama lain," pungkas Ade. (**)





